Selasa, 14 Februari 2012

Valentine Day

14 Februari?
you know what ?

Valentine day.. yah.. berbagai comment tentang hari valentine atau hari kasih sayang pun bermunculan..

Dari yang pro sampe yang kontra pun ada. Ada yang menyatakan FuckLentine dll.
Bahkan ada yang sampe 'nyinyir' bilang : " Menurut kita itu setiap hari adalah hari kasih sayang ga cuman valentine aja.. bla.. bla.. bla.."

Kalo menurut gw yang bisa dibilang 'netral' dalam memaknai valentine, ga ada salahnya ko kita merayakan valentine. Bagi yang ga percaya atau punya pandangan lain, ya sah - sah aja. Tapi ga mesti sesumbar dengan nada 'nyinyir' (Bukan Hidup ya kan kalo semua pada pro... ^^)

semua orang bebas ko memaknai valentine sesuka hati mereka (eits, asal bertanggung jawab ya bebasnya.. no anarkis, no drugs... hhehee)

Jujur sih, saya dari kecil sampe segede ini bisa dibilang ikut merayakan valentine.
Pas dulu SD, ada acara tuker kado sama temen - temen sekelas terus cipika - cipiki ngucapin happy valentine dan pas valday itu qta ga ada yang musuh*an.. (hebat kan? ^.v)

Masuk remaja.. SMP.. Uda mulai beger alias puber..

OSISnya ngadain acara valday. Tuker Coklat dan surat cinta ke temen dan kakak atau adik angkatan.. (Saatnya Tebar pesona...heehhee)

waktu itu.. saya dapet coklat dari temen yang ga ada namanya..
Trus ikutan KSK (kelompok siswa katolik) di gereja.. Ada acara valentine juga, tapi dimaknai lain, qta ngadain semacam rekoleksi diri gitu. Apa sih yang uda kita tebarkan kepada sesama selama dan sebelum valentine.. (sesi sedih, galau, curcol..lengkap deh disini....)

Pas SMA, di sekolah ga ngerayain. Karena sekolah saya dl tidak terbiasa merayakan acara kebarat*an.. (ok lah...)
Tapi karena uda kebiasaan, aku dan SNG tetep aja bikin acara sendiri, tuker*an coklat trus dimakan rame* sambil ketawa*..
Anak* yang lain? MUPENG doang... (Maaf ya..hhaha)

Pas ikut Mudika juga bikin acara valentine.. kali ini status saya uda ga jomblo... (Pengumuman ceritane ..hhehee)
Tapi entah kenapa saya malah pengen jomblo pas valentine..






Sekarang...
Valentine 2012 saya uda jomblo ko malah pengen punya seseorang?

Hidup..hidup.. ckckckkck

Apalagi semua kenangan itu belum bisa dilupakan dengan mudah.



Jumat, 20 Januari 2012

Rahasia dibalik Nama : Famous Family

Famous Family? Keluarga Terkenal ?

Anda tak perlu pusing memikirkan makna atau arti dari Famous Family, Mengapa??
Karena kami pun tak megetahui secara pasti mengapa kami menamakan diri kami Famous Family..wkkwkwk.

Awalnya kami tidak saling mengenal satu dengan yang lain..
Apalagi saya yang dari Jawa Barat ke Jogja yang benar - benar kota baru untuk saya, meski keluarga besar saya berasal dari jogja.

Saya sangat ingat saat itu selepas inisiasi fakultas..
Hari pertama saya menyandang predikat 'mahasiswa' dan menanggalkan baju seragam putih abu yang setia menemani saya selama 3 tahun.

Masih cupu banget saya.. Sebenernya saya bukan tipe orang yang pendiem.. Tapi hari pertama saya kuliah, luar biasa banget lho saya jadi pendiem "Keprok buat saya sendiri" (hehehhee)

Saya belum dapat menemukan teman yang "klik" di hati. Memang sih inisiasi kemaren saya satu kelompok dengan beberapa orang yang bersekolah di Jogja. Namun saya kurang 'klik' dengan mereka.

Saat itu Pelajaran Filsafat, mata kuliah yang sangat baru untuk saya.
Karena masih MABA alias mahasiswa baru saya tidak ingin kuliah saya di hari pertama telat. Saya sudah datang 15 menit sebelum jadwalnya (Rajin bukan?)

Saat saya tengah menunggu di depan kelas sampai dosennya dateng. Kemudian ada seorang yang datang dan duduk disebelah saya. Saya memberanikan diri untuk memulai percakapan dengan dia, yang secara kasat mata tidak sombong (beda ama maba* yg luar biasa dandanannya -Anak Kota cin..)
"Eh, kamu kuliah filsafat sains dan teknologi juga?" Ucapku
"Iya.. Kamu kelas apa aja ?" jawabnya seraya mengeluarkan kertas rencana study
"Eh kita bareng ya.. "jawabku ketika melihat kertas rencana study ku.
"Eh iya.. Namaku Denita."
"Aku Wulan.."

Semenjak percakapan itu, aku dan denita sering bersama.
Kemudian kami juga berkenalan dengan Lia, Regina, Nia, Rosa, Enjank,Nita, Yetri, Ita, dan Tutut. kami jadi sering bersama.

Menginjak semester dua, kami mulai terpisah karena pada saat key in kami tidak bersama.
Tetapi Saya, Denita, Lia, dan Ita yang selalu bersama.

Hal itu yang menyebabkan kami berempat selalu bersama. Ketika pembagian kelompok pun kami selalu bersama..
Meski kami sering dinilai kompak, tetapi kami tidak menampik kerap ada perselisihan dan salah paham diantara kami.

Kini kami menginjak semester 6, banyak kenangan indah maupun pahit yang kami lalui. Tapi kenangan pahit yang kami lalui selalu kami lewati bersama.
Termasuk kenangan semester 5 yang merupakan semester rempong. :D
Banyak julukan untuk kami, dari Keluarga Wangge, Gank Rempong, Lia DKK, dll.

Dari semua julukan itu kami Menyimpulkan satu nama : Famous Family (nama ini didapat ketika lia dan denita nginep di rumah saya.hehehhe)

Meski orang lain tidak mengetahui nama kami satu -satu tapi mereka pasti menanyakan jika kami tidak jalan berempat.. (pembuktian famous kami..hahhaaa #pede)
Sampai* Dosen pun hapal kami yang selalu berempat.. hehehheee

Parkiran motor kami pun saling berdekatan .. (apa pentingnya ya?)hehehe.

Famous Family kedatangan satu anggota baru yakni Flori, adik angkatan lia saat sekolah. :D

Kamis, 19 Januari 2012

6 Tahun Sudah Kulalui Hari Tanpamu

Januari.. Yyeyeyyeee awal taun *teriak kebanyakan orang pada umumnya*

Semua menyambut bulan Januari dengan antusias, tak heran disetiap sudut kota terdapat perayaan malam tahun baru atau malam menyambut datangnya bulan Januari.

Yah.. Aku sejujurnya menyukai awal tahun... Termasuk bulan Januari.

Aku bersyukur kepada Tuhan, karena masih memberikanku kesempatan untuk merasakan dan bekarya untuk Mu di Tahun Baru.

Januari 2012..
Sorak - sorai dan gegap gempita suasana kota dengan kembang api begitu menggelegar.
Ditengah kegembiraan itu, aku merasakan secuil kenangan pahit tentang bulan Januari kembali meyeruak di relung asa ku.

Aku tidak membenci bulan januari. Justru seharusnya aku bahagia akan bulan Januari.

Tapi entah mengapa.. Aku merasa karena Bulan Januari 6 tahun silam, aku mendapatkan sesuatu kenangan yang melukai hatiku hingga saat ini.

Kenangan di Bulan Januari yang kurasakan itu adalah kenakan manis, namun pahit jika dikenang. Kalo gitu jangan mengenangnya >> ujar salah satu temanku.
Mudah saja dia bicara demikian, sedangkan aku yang merasakannya.

2 tahun 5 bulan bukan waktu yang singkat untuk menjalani sebuah hubungan.
Disaat tahun pertama kami menjalin hubungan banyak sekali badai yang menerpa. Namun kami masih dapat melaluinya dengan baik secara bersama - sama.

Demikian di tahun kedua, semakin banyak angin yang menghempas hubungan kami berdua.

entah mengapa, setelah kenangan indah yang kami lalui bersama di bulan januari, dengan tanpa rasa bersalah dan sedih. Dia pergi dengan janji - janji yang tak ditepati.

kini 6 tahun sudah kulalui hari tanpa dirimu, namun tetap saja bayang akan kenangan bulan Januari masih melekat dalam ingatanku.

Aku ingin tahu, bagaimana dirimu kini tanpa aku setelah 6 tahun kita tak bersama....

Mungkin benar, lagu Judika Aku yang tersakiti mewakili bagaimana perasaanku kini setelah 6 tahun perpisahan kita..

Rabu, 18 Januari 2012

SNG : Indahnya Persahabatan ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ


Awalnya ga ada yang menduga kami akan menjadi sahabat seperti saat ini.
Saya, Christine, Reminta, Dahliani, Nia, dan Monika sudah mengetahui satu dengan yang lain meski kita tak akrab. Kami berenam bersekolah di satu sekolah sejak kecil.

Pertemanan orangtua kami masing - masing, membuat kami anak - anaknya juga dengan otomatis dekat.
Kedekatan kami terus terjalin hingga kami semua memasuki masa remaja.

memasuki remaja, kedekatan kami semakin terjalin secara intens. Saat kami SMP, barulah saya mengenal satu teman yang bernama lider. Dia pindahan dari Jogja, kota yang kini menjadi tempatku mengejar cita -citaku.

Kekompakkan kami tak luput dari berbagai macam godaan. hal yang mengejutkan juga terjadi saat kami bersama, Ibunda dari Lider meninggal dunia akibat sakit. Kami semua merasa sangat terpukul dan sedih. kami merasakan apa yang lider rasakan. sedih rasanya, melihat salah satu dari kami yang merasa sangat terpuruk dalam kesedihan.

Menjelang UN SMP, kami semakin dekat. Kami sering belajar bersama, makan bakso bersama, jajan bersama, hampir semua waktu yang kami miliki kami habiskan bersama.
Lepas UN yang menyesakkan jiwa dan raga. Kami bersama - sama mendaftar ke SMA yang sama. Tetapi, monica dan dahliani tidak. Lider harus ikut pindah dengan orangtuanya ke Dumai.

Kami semua merasa dagdigdug saat pengumuman penerimaan siswa baru di SMA yang kami tuju terus diupdate berdasarkan -passinggrade. Puji Tuhan, kami dapat lolos dan masuk ke SMA yang katanya sih 'Favorit' di kota kami :D

MOS pun dimulai.........
Kami dipisah di kelas MOS, dan itulah pertama kalinya kami terpisah dari TK.
kami dapat melalui MOS dengan baik dan lancar. Ternyata, kami tidak dapat satu kelas bersama - sama. Saya dan Christine satu kelas sedangkan reminta dan nia satu kelas.

3 tahun berlalu, tanpa terasa banyak hal yang sudah kami lalui bersama (Meski kami ga satu kelas, tetapi kami tetap saling kompak). Kami masing - masing sudah mulai menatap masa depan kami. Saya menetapkan untuk melanjutkan studi ke Yogyakarta. Sedangkan teman - teman saya melanjutkan ke Bandung dan Jakarta.



Sabtu, 30 Juli 2011

Salahkah saya masih merindukanmu?

.....
Tiba-tiba..perasaan itu muncul kembali setelah 4 tahun
saya dan anda tak pernah saling bertegur sapa apalagi bertemu..
salahkah saya yang kini masih merindukan anda yang telah berada disebrang sana?
Apakah anda juga masih merindukan saya?


Saya disini masih sama dengan saya saat 4 tahun yang silam..
Justru saya yang tidak mengenali anda.. anda berubah .. anda yang sekarang bukan anda yang dahulu.

Entah mengapa saya masih sering merindukan anda..
setelah semua yang anda lakukan terhadap saya?

Rabu, 27 Juli 2011

The Rethoric (Retorika)

Asumsi dari Rethoric

Asumsi-asumsi dari rethorica adalah :

1. Public speaker yang efektif harus memikirkan audiencenya.

· Komunikasi adalah suatu transaksional. Pembicara seharusnya tidak menyusun atau menyampaikan kemampuan bicaranya tanpa memikirkan audience karena pembicara seharusnya menjadi pusat audience.

2. Public speaker yang efektif menggunkan sejumlah bukti-bukti dalam presentasinya.

· Berhubungan dengan apa yang pembicara lakukan dalam persiapan pembicaraannya dan pembuatan pembicarannya. Tiga bukti dari aristoteles adalah ethos , pathose dan logos.

Ethos merujuk pada karakter, intelegency dan niat baik yang dipresepsikan dari seorang pembicara.

Pathose berkaitan dengan emosi yang dimunculkan dari pendengar (khalayak umum)

Logos adalah bukti-bukti logis yang digunakan pembicara – argumen mereka, rasionalisasi dan wacana.

Silogsme dan Entymems : A three – tiered argument

Silogisme adalah sekelompok proposisi yang saling berhubungan dan menarik kesimpulan dari premis mayor dan minor.

Silogisme merupakan sekelompok pernyataan(premis) yang menuntun pada sekelompok pernyataan lainnya (kesimpulan). Dengan kata lain, premis merupakan titik awal atau permulaan yang digunakan oleh pembicara. Premis memberikan justifikasi (pertimbangan ) bagi sebuah kesimpulan.

Entimems merupakan silogisme yang didasarkan pada kemunginan kebiasaan, simbol-simbol dan contoh yang memiliki kepercayaan.

Canons Of Rethorics

Canons ialah kemampuan berbicara persuasif dapat menjadi efektif , pembicara pasti mengikuti bimbingan atau prinsip.

Lima penjelasan pidato yang efektif :

1. Invention ( penemuan)

Merupakan konstruksi atau perkembangan dari argumen yang relevan dan pembicara merumuskan tujuan serta mengumpulkan bahan (argumen) yang sesuai dengan kebutuhan khalayak.

2. Arrangement (pengaturan)

Berhubungan pada bakat dari si pembicara untuk mengatur kemampuan berbicara. Pada umumnya kemampuan berbicara harus mengikuti pendekatan : introduction, body dan conclision.

3. Style (gaya)

Merupakan penggunaan bahasa untuk mengapresikan sikap yang pasti. Setiap type rethoris memiliki gaya sendiri-sendiri.

4. Delivery (penyampaian)

Dibentuk oleh penyajian non verbal dari gagasan pembicara. Delivery memasukkan sejumlah besar perilaku, kontak mata, ucap vokal, pelafalan, pengucapan, dialek, gerakan tubuh dan penampilan fisik.

5. Memory ( ingatan)

Menyimpan hasil penemuan, menyusun dan menyebutkan dari pembicara. Pembicara membutuhkan hafalan untuk membuat keputusan yang baik sebelum berbicara.

Type- type Rethorica berdasarkan perbedaan waktu

· Forensik Rethoric

Berkaitan dengan keadaan dimana pembicara mendorong timbulnya rasa bersalah atau tidak bersalah dari khalayak (masa lalu)

· Epideictic rethoric

Merupakan jenis rethorica yang berkaitan dengan memuji atau menyalahkan(saat ini).

· Deliberative rethoric

Merupakan perhatianpembicara yang harus menentukan cara untuk bertindak, sesuatu yang harus atau tidak harus dilakukan (yang akan datang) oleh khlayak

Kritik terhadap The Rethoric

Heurisme

Teori ini menimbulkan beberapa area dalam medisiplinkan komunikasi.

Konsistensi logis

Teori ini terlalu fokus pada emosi audience. Rethorika mendorong pembicara untuk fokus menghindari emosi yang membuat mereka berhenti, ia meneruskan hanya saat tekana penting, emosi, dan meminta gairah audience sebelum berpidato.

MANAJEMEN MAKNA KOORDINASI (CMM)

Pengertian CMM
CMM merupakan makna terkoordinasi yang merujuk pada bagaimana individu-individu menetapkan aturan-aturan untuk mengartikan makna.
ASUMSI-ASUMSI MANAJEMEN MAKNA TERORGANISASI
CMM berfokus pada diri dan hubunganya dengan orang lain, serta mengkaji bagaimana seorang individu memberikan makna pada sebuah pesan. Teori ini penting karna berfokus pada hubungan antara individual dengan masyarakatnya (philipsen ,1995).
Manusia, karnanya, mampu menciptakan dan menginterprestasikan makna. Selain itu terdapat beberapa asumsi seperti ;
· Manusia hidup dalam komunikasi
Asumsi pertama ini merupakan pentingnya komunikasi. ini menjelaskan bahwa kita hidup dalam komunikasi, artinya realitas sosial yang terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari didasarkan pada komunikasi, jika tanpa adanya komunikasi maka realitas sosial itu tidak akan terbentuk.
· Manusia saling menciptakan realitas social
Ø Konstruksionisme social : kepercayaan bahwa orang saling menciptakan realitas social mereka dalam percakapan.
Ø Realitas social : merujuk pada pandangan seseorang mengenai bagaimana makna dan tindakan sesuai dengan interaksi interpersonalnya.
Ketika dua orang terlibat dalam pembicaraan, masing-masing telah memiliki bayak sekali pengalaman bercakap-cakap dimasa lalu dari realitas-realitas social sebelumnya. Percakapn yang kini terjadi, akan memunculkan realitas baru karna dua orang datang dari sudut pandang yang berbeda. terkadang pengalaman-pengalaman komunikasi menyuliitkan.
· Transaksi informasi bergantung pada makna pribadi dan interpersonal
Makna pribadi ( personal meaning) didefenisikan sebagai makna yang dicapai ketika seseorang berinteraksi dengan yang lain saling membawa pengalamannya yang unuk dalam interaksi.
Makna interpersonal (interpersonal meaning) adalah ketika dua orang sepakat mengenai interpretasi satu sama lain. Mencapai makna interpersonal,mungkin memakan waktu , karena sifatnyakompleks dan dihadapkan pada berbagai isu komunikasi. Pada asumsi ini teori manajemen makna terkoordinasi berhubungan dengan cara seseorang mengendalikan percakapan atau interaksi dengan orang lain. Terdapat makna pribadi dalam setiap interaksi seseorang. Makna pribadi dan interpersonal sering kali didapat secara tidak sengaja dalam percakapan. Dalam percakapan makna interpersonal harus sering dikedepankan, sehingga pemahaman ruang lingkup pribadi lebih dapat diminimalisir dengan adanya penggunaan standar yang dimengerti bersama.
KONSEP
Dalam CMM terdapat 3 konsep penting, yaitu : Management, Meaning, dan Coordination (Miller 2005:149)
· Management
Ialah pengelolaan makna dillakukan dengan aturan-aturan (rules) dalam interaksi manusia. Aturan-aturan dalam management terdiri dari constitutive rules dan regulative rules.
· Meaning
Manusia mengorganisasikan makna dengan cara yang hierarkis (West and Turner 2007:115). Madsudnya ialah ketika kita bertemu dengan orang lain, kita harus berusaha menangani tidak hanya pesan-pesan yang dikirim kepada kita melainkan juga pesan-pesan yang kita kirimkan kepada oranglain tersebut.
Hierarki dari makna tersebut berupa terbalik seperti berikut :
1. Isi
Merupakan langkah awal. Di sini yang terlibat dalam perckapan berusaha untuk mengubah pesa menjadi sesuatu yang bermakna, misalnya pada kalimat “ saya tidak mengantuk” berarti orang tersebut tidak mengantuk.
1. Tindak Tutur/ Speech Act
Pearce mendeskripsikan speech act sebagai tindakan yang kita lakukan dengan cara berbicara. Dengan speech act niat pembicara dapat teersampaikan. Contoh di atas, kalimat “saya tidak mengantuk” bila di ungkapkan dengan penekanan seperti : “ saya tidak mengantuk!” mengindikasikan orang tersebut sedang marah atauka nada kesal.
2. Episode
Episode merupakan rutinitas komunikasi yang memiliki awal, pertengahan, dan akhir yang jelas. Episode mendeskripsikan konteks dimana orang bertindak.setiap orang menandai (punctuate) episode dengan cara yang berbeda. misalnya, Ari dan Nova adalah teman chatting . Ari dan Nova sering dalam kesehariannya berkomunikasi dengan menggunakan media internet (Chatting melalui facebook), karena sering berkomunikasi lewat media tersebut maka banyak bahasa yang mereka berdua mengerti dan sering dilontarkan, contohnya dalam pembukaan pembicaraan Ari selalu “hy, gi pain?” yang merupakan sapaan Ari terhadap Nova, dan ini menandakan keduanya mengerti makna apa yang dimaksud karena sudah menjadi rutinitas mereka dalam berkomunikasi.
3. Relationship
Relationship merupakan kesepakatan dan pengertian dua orang. Pada level ini, hubungan antara Ari dan Nova semakin mendalam, dalam berkomunikasi dan bertukar makna sudah tidak ada permasalahan dan maknanya makin dalam, sudah semakin mengerti masing-masing.
4. Naskah Kehidupan (life script)
Naskah kehidupan merupakan kelompok-kelompok episode masa lalu atau masa kini yang menciptakan suatu sistem makna yang dapat dikelola bersama orang lain. Misalnya ketika dua orang berbicara tentang keluarga, maka akan berbeda ketika seseorang berasal dari broken home sedangkan orang lain berasal dari keluarga yang harmonis. Perbedaan antara Broken Home dengan harmonis itulah yang dimaksud dengan naskah kehidupan (life script).
.
5. Pola Budaya
Pola Budaya merupakan gambaran mengenai dunia dan bagaimana hubungan seseorang dengan dunia tersebut. Contoh yang ekstrim misalnya ketika orang Indonesia yang melanjutkan studinya di Amerika Serikat dan suatu ketika menaiki bis umum: bila di Indonesia menyapa orang asing adalah hal yang wajar , sedangkan di Amerika menyapa orang asing bisa dianggap melanggar privasi orang tersebut.
· Coordination (Koordinasi)
masing-masing memasuki percakapan dengan pengalaman yang berbeda, Damian dan istrinya telah menciptakan episode makna yang lengkap. Koordinasi sempurna di capai. Sedangkan koordinasi sebagian (kurang sempurna) merupakan koordinasi dimana setiap individu memiliki interpretasi yang berbeda mengenai apa yang dikatakan satu sama lain,dan hal ini menyebabkan tidak tercapainya komunikasi sempurna, sehingga menjadi koordinasi sebagian.
· Pengaruh terhadap Proses Koordinasi
Koordinasi dipengaruhi oleh 2 hal, yaitu :
1. Moralitas
Koordinasi mengharuskan individu untuk menganggap tingkatan moral yang lebih tinggi sebagai suatu hal yang penting. Tiap oraang membawa berbagai tingkatan moral ke dalam percakapan untuk menciptakan dan menyelesaikan suatu episode.
2. Sumber Daya
Sumber daya termasuk persepsi, kenangan dan konsep yang membantu orang mencapai koherensi dalam realitas social mereka. Orang membawa sumber daya yang berbeda dalam sebuah percakapan, mengakibatkan orang lain untuk merespons yang laiinya berdasarkan pengelolaan makna mereka sendiri.
· Rangkaian Seimbang dan Tidak Seimbang
Rangkaian (loop) merupakan kemampuan suatu level dalam hierarki makna untuk berefleksi. Suatu rangkaian disebut seimbang (charmed) ketika suatu bagian mendukung level yang lain. Dengan kata lain, rangkaian seimbang merupakan aturan makna konsisten di seluruh bagian rangkaian. Sebaliknya , rangkaian bisa disebut tidak seimbang (strange) ketika aturan makna berubah-ubah di seluruh rangkaian.
PRINSIP
Prinsip yang digunakan ialah bahwa realitas sosial terbentuk dari adanya komunikasi yang memegang peran penting 3 konsep dasar CMM, yakni Menagement, Meaning, dan coordination. Dengan menggunakan prinsip ini, maka komunikasi (percakapan) dalam realitas sosial akan lebih mudah dipahami dan terdapat persamaan makna diantara partisipan komunikasi
Evaluasi Teori
a. Ruang Lingkup
Teori ini dirasa abstrak, dan ddidalamnya terdapat definisi-definisi yang kurang tepat. Fase awala yang diteliti oleh Pearce dan Cronen sangat membingungkan. Adanya system bahasa yang personal di teori ini, menurut Banders menimbulkan masalah dan tidak menjelaskan sifat social sebuah makna.
b. Parsimoni
Karena ruang lingkup teori ini begitu luas, maka hal ini menunjukkkan bahwa teori ini tidak memiliki sifat parsimony, atau yang biasa disebut sederhana. Sehingga pada akhirnya seolah-olah teori ini hanya bisa dipahami dari sebuah penjelasan yang berbeli-bellit. Namun dengan menggunakan berbagai ilustrasi dapat menghindari terjadinya penjelasan yang berbelit-belit.
c. Kegunaan
CMM merupakan salah satu teori yang diakui baik bagi para teoritikus sebagai teori praktis.
d. Heurisme
CMM merupakan teori yang sangat heuristic, yaitu melampaui area bahasan yang berbeda sehingga akan memunculkan kemungkinan-kemungkinan teori baru.